Posts

Showing posts from October, 2018

Mengingat Kembali

Masih ingatkah ?  Saat pertama kali aku lihat kau menangis karena sebuah perpisahan,bukan karena  sedang patah hati atau apa,akan tetapi karena engkau merasa moment yang telah di rajut selama kurang lebih satu bulan telah usai dan hanya siap untuk di kenang,dan aku juga merasa seperti itu,akan tetapi waktu berkata lain,karena ada seseorang yang masih tinggal di hidupku orang yang sebelumnya aku ceritakan sebagai rumah dengan kenyamanan. Sempat terpikir di benaku ketika moment itu selesai ya akan selesai juga percakapan aku dan kamu,ternyata aku salah.dimulai dari salam terima kasih untuk satu bulanya,kamu menarik perhatianku bagaimana bisa seseorang begitu peduli dengan orang yang dia baru kenal,tapi rasa nyaman mengalahkan segalanya mengalahkan logika orang-orang awam untuk berpendapat.karena sepandai-pandai nya orang ber asumsi tentang sebuah kehidupan tidak akan bisa sama dengan orang yang menjalani. Aku memutuskan untuk tetap melanjutkan cerita ini mengukir moment de...

Langkahku

Sebuah refleksi personal  sang petualang. Nampak seperti seorang pesakitan, dia sedih, meneteskan air mata, depresi, stres dan khawatir. Realitas sangat kejam, karena sudah terbiasa sakit, mengadu pun tak pernah di dengarkan. Ia sajikan ke tidak peduliannya ke dalam segala hal. Padahal dia memikirkan setiap detailnya dan bagaimana dia harus menyikapinya. Hanya lewat tulisan dia bisa bercerita,paragraf demi paragraf pun tersusun sambil dia bertanya apa kesalahan terbesarnya hingga bisa jadi seperti ini,Berkeluh kesah  kepada siapapun dia rasa tak perlu, mereka tak ada waktu untuk mendengarkan keluhan orang asing dan dia yakin mereka tak benar-benar peduli. Jadi dipilih lah jalan pelarian, meyakinkan diri bahwa diri sendirilah yang menentukan bahagia atau tidaknya, dan lanjutkan lah perjalananmu sang perantau, Tak lain hanya untuk mengurangi kekhawatiran, dan menemukan permatanya yang hilang ntah dimana. Sendirian,itu pilihanya saat ini bukan berarti tak ada yang m...

Aku Dan Mispersepsiku

Tentang Penulis yang "siap" Salah oleh sang pembaca. Seseorang yang sekarang kehilangan arah langkahnya.terombang ambing dalam perjalananya dan tak tahu dimana tempat untuk menceritakan apa yang dia rasakan,sebuah karya tulisan lah yang bisa dia hasilkan dan sampai pada saatnya itu menjadi bumerangnya sendiri. di suatu hari ia bercerita tentang kecemasanya,mengungungkapkan dengan berbagai kata yang memiliki makna berbeda di setiap kacamata pembacanya.tidak apa, karena resiko seorang penulis siap menerima segala konsekuensi karena menyajikan kata yang di bilang mengiris hati.akan tetapi tahukah kamu ?  Tidak seperti itu maksudnya,tidak ada niatnya untuk menghardik ,apalagi menjatuhkan,karena apa ? dia tau rasanya sakit dan jatuh. Pernahkah meminta penjelasan darinya? pernahkah menanyakan apa maksud tulisanya ? tak apa jikalau tidak perlu,biar dia menanggung tentang apa yang dia lakukan,walaupun semesta tidak mau mendengar.biar dia berproses tentang bagaimana cara pe...

KAMU YANG KUAT

tentang kamu yang menarik perhatianku. di awal pertemuan kamu bercerita tentang kisah kehidupanmu yang penuh dengan warna itu,menarik bagiku sebagai pendengar untuk menelusuri lebih jauh tentang kehidupan seseorang yang baru ku kenal karena aku merasa aku akan mendapatkan sesuatu hal yang baru dari situ. Mengapa ? pasti banyak yang bertanya-tanya tentang alasanku itu,karena aku melihat ada sosok wanita yang hebat yang bisa tetap tersenyum dengan segala problematika serta lika-liku di kehidupanya,selalu berusaha membahagiakan orang-orang di sekitarnya hingga ada satu hal yang di tidak sadar,apa itu ? yaitu kebahagiaan untuk dirinya sendiri yang pantas untuk dia dapatkan. dibawah nol aku pernah terpuruk,menikmati dunia kelam sebagai keseharian,tidak ada yang bisa kupandang sebagai sebuah keharusan,berkutat dengan bisikan setan dan menganggap sebagai lantunan melodi dari malaikat,dan selalu berakhir dengan ketidak jelasan. Berjalanya waktu aku menikmati hari-hari ku seb...