Mengingat Kembali
Masih ingatkah ? Saat pertama kali aku lihat kau menangis karena sebuah perpisahan,bukan karena sedang patah hati atau apa,akan tetapi karena engkau merasa moment yang telah di rajut selama kurang lebih satu bulan telah usai dan hanya siap untuk di kenang,dan aku juga merasa seperti itu,akan tetapi waktu berkata lain,karena ada seseorang yang masih tinggal di hidupku orang yang sebelumnya aku ceritakan sebagai rumah dengan kenyamanan. Sempat terpikir di benaku ketika moment itu selesai ya akan selesai juga percakapan aku dan kamu,ternyata aku salah.dimulai dari salam terima kasih untuk satu bulanya,kamu menarik perhatianku bagaimana bisa seseorang begitu peduli dengan orang yang dia baru kenal,tapi rasa nyaman mengalahkan segalanya mengalahkan logika orang-orang awam untuk berpendapat.karena sepandai-pandai nya orang ber asumsi tentang sebuah kehidupan tidak akan bisa sama dengan orang yang menjalani. Aku memutuskan untuk tetap melanjutkan cerita ini mengukir moment de...