Belajar Kembali

Lama sudah tidak menyentuh Laman ini.
Untuk Menulis dan Bercerita lagi.

Welcome to November kata itu yang dia ucapkan dalam hati untuk menyambut bulan ini,dengan segala harapan untuk agar novembernya lebih berwarna,lebih bermakna,dan satu lagi untuk lebih baik lagi.karena ia sedang dalam sebuah perjalanan,karena dia sedang mencari jawaban tentang apa yang membuatnya bertanya-tanya selama ini.

Singkat cerita dia sedang belajar menghargai sebuah keputusan,yang dimana tidak ada pilihan lagi yang bisa di ambil selain hal itu,walaupun ia masih sering diam dan bertanya-tanya terhadap realita yang datang kepadanya,akan tetapi ia percaya akan skenario sang pencipta yang dimana naskah yang ditulis adalah cerita yang akan indah pada waktunya.tak perlu cemas tetap sabar dan berdiri pada prinsipmu anak muda.

Takdir merupkan hal yang banyak orang percayai sebagai alasan untuk sebuah pertemuan,akan tetapi tidak percaya sebagai alasan untuk sebuah perpisahan.mungkin persepsi ini yang dia percayai ketika di hadapkan kepada sebuah kenyataan,yang dimana dia harus berkemas untuk pergi,meninggalkan rumah untuk kembali melanjutkan perjalanan.walaupun berat akan tetapi hal itu yang harus ia lakukan untuk mengumpulkan satu persatu jawaban dari sebuah pertanyaan.

Instingnya mulai menajam,mencari kesimpulan dari hal yang pernah dua insan bicarakan,membandingkan dengan realita dan keadaan,walaupun pahit tapi itulah jawaban dari sebuah kecemasan yang datang secara bergantian.tak apa ia tidak takut,karena kopi pun bisa sempurna dengan rasa pahitnya.

Banyak hal yang ia pelajari dari situasis kondisi seperti ini.bagaimana ketika mengambil keputusan harus adanya singkronisasi  hati dan ucapan,apa yang anda putuskan adalah apa yang akan ia hargai karena ia menganggap itu dari hati bukan lahir oleh kekuatan emosi.bualan manis sudah tidak berguna lagi karena ada keresahan hati yang datang dan pergi guna menunjukan apa yang terjadi.

Ia pegang prinsip hidupnya,ia punya cara sendiri bagaimana memanusiakan manusia,silahkan anda simpulkan terhadap apa yang ia ucapkan dari orang lain,silahkan cari sebanyak-banyaknya sumber terkait apa yang dia lakukan,dan satu lagi silahkan percaya itu.tidak usah mencari bagaimana realitanya.simpulkan sendiri,buatlah persepsi dan silahkan menghakimi.ia tidak benci tapi ia bersyukur karena dia kembali mendapatkan hal untuk di pelajari.

Tetaplah pada prinsipmu,

Belajar Kembali.



Comments

Popular posts from this blog

Mengingat Kembali